Arahan.co.id Lebong — Lahan Penanaman Jagung Desa kota Baru Santan yang dikelolah Bumdes “Mandiri” sukses menggelar panen perdana jagung pipil di lahan seluas 1000 m2. Acara yang berlangsung di Lahan Penanaman Jagung Desa kota Baru Santan Kecamatan Tubei Kabupaten Lebong ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Direktur Bumdes Mandiri , Kepala Desa Kota Baru Santan, koordinator Penyuluh BPP Tubei ,beserta perangkat desa turut hadir menyambut momen penting ini. Selain itu, Bhabin Kamtibmas, pendamping Desa serta masyarakat, juga memeriahkan acara panen perdana ini. Dengan luas lahan tanam mencapai 1000 m2, dengan Perkiraan hasil panen jagung pipil ini mencapai lebih kurang 4000 Kg-5000Kg /Hektar. Keberhasilan panen perdana ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Bumdes “Mandiri” untuk terus mengembangkan potensi pertanian desa dan meningkatkan kesejahteraan Masyarakat pada sektor pangan.
Keberhasilan program panen jagung ini tidak hanya meningkatkan ketersediaan pangan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat desa. Hasil panen yang melimpah membuka peluang bagi petani untuk memperoleh pendapatan tambahan, baik melalui penjualan hasil panen maupun olahan jagung yang bernilai tambah. BUMDes berperan sebagai fasilitator dalam pemasaran hasil, sehingga petani dapat lebih mudah menjangkau pasar yang lebih luas.
Dari pantauan awak media arahan.co.id yang berhasil mewawancarai direktur BUMDes Mandiri Limspiking Desa Kota Baru Santan menjelaskan bahwa” keberhasilan ini tak luput dari dukungan pihak pihak terkait ,bapak Kapolres,wakil Bupati Lebong, Danramil dan pengurus BUMDes,yang solid memberi dukungan pada saat pembersihan ,penanaman,hingga panen, program ini bagus untuk masyarakat Desa yang terlibat, memperkuat semangat gotong royong dan kemandirian pangan di Desa Kota Baru Santan pada umumnya Melalui kolaborasi antara BUMDes, pemerintah Desa, dan masyarakat, panen jagung tahun ini menjadi langkah strategis dalam membangun ketahanan pangan jangka panjang. Diharapkan keberhasilan ini dapat menjadi model pengembangan pangan desa yang berkelanjutan dan memberi inspirasi bagi desa-desa lain di wilayah sekitar.
Ditambahkan Limspiking Direktur BUMDes Mandiri bahwa anggaran yang digunakan melalui penyertaan modal Dana Desa tahun 2025,terhitung dari pembersihan lahan ,sewa lahan, biaya lainnya sampai pada waktu panen .ujarnya
Hal senada disampaikan oleh perwakilan dari BPP wilayah Tubei selaku koordinator Penyuluh bekerja sama dengan kepolisian setempat membenarkan bahwa” Bumdes “Mandiri”, desa Kota Baru Santan berhasil melakukan panen,itupun hasilnya cukup memuaskan serta hasil yg dipanen akan di distribusikan melalui Bulog ..paparnya.
Wraiter ; (Solihin)
