Arahan.co.id — Plt.Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bingin Kuning, Nopi Hariyanto, S.HI, menegaskan pentingnya peran Penyuluh Agama Honorer (PAI) dalam memberikan edukasi keagamaan kepada masyarakat.
Nopi Hariyanto S.H.I menegaskan pentingnya peran Penyuluh Agama Honorer (PAI) dalam memberikan edukasi keagamaan kepada masyarakat.
Ia menginstruksikan seluruh PAI di wilayah kerjanya agar konsisten menjalankan tugas pokok dan fungsi, serta aktif hadir di tengah masyarakat sebagai sumber informasi dan pembinaan keagamaan.
Secara terbuka Nopi Hariyanto S.H.I memaparkan kepada awak media arahan.co.id diruang kerjanya pada 05/05/2026 bahwa keberadaan PAI sangat dibutuhkan sebagai ujung tombak pelayanan KUA di tingkat desa dan kelurahan.
Penyuluh agama tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga memegang amanah besar dalam menyampaikan pemahaman agama yang benar, moderat, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
“Saya terus menekankan kepada para PAI agar berperan aktif di wilayah tugas masing-masing. Kehadiran mereka sangat dibutuhkan untuk memberikan pemahaman agama yang tepat kepada masyarakat,” ujar Nopi Harianto.
Ia menjelaskan, para penyuluh agama yang telah direkrut sebelumnya sudah mendapatkan pembekalan serta pelatihan teknis untuk menunjang pelaksanaan tugas di lapangan.
Oleh karena itu, mereka diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dan menjadi solusi atas berbagai persoalan keagamaan yang dihadapi masyarakat di wilayah binaannya.
“PAI direkrut khusus untuk memperkuat kinerja KUA. Intinya, mereka harus menunjukkan eksistensi dan kontribusi nyata di tengah masyarakat,” tambahnya.
Nopi Hariyanto juga menekankan bahwa setiap penyuluh wajib aktif turun langsung ke masyarakat, bukan hanya menunggu kegiatan formal di kantor.
Mereka harus hadir di lingkungan binaan masing-masing, memberikan penyuluhan agama secara berkelanjutan, serta membangun komunikasi yang baik dengan tokoh masyarakat dan warga setempat.
Selain itu, penyuluh agama diharapkan mampu menyampaikan nilai-nilai keagamaan yang moderat, toleran, dan relevan dengan kondisi sosial masyarakat.
Hal ini penting agar keberadaan PAI benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, sekaligus mendukung terciptanya kehidupan beragama yang harmonis di Kecamatan Bingin Kuning .
Dengan optimalisasi peran PAI tersebut, KUA Bingin Kuning berharap pelayanan keagamaan di tingkat masyarakat semakin maksimal dan mampu memberikan dampak positif dalam pembinaan mental serta spiritual masyarakat secara berkelanjutan,” tandasnya. Sebut Nopi Hariyanto
Writer ; solihin
