Arahan.co.id,Lebong — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, H. Zulhendri, S.Sos., M.Pd., yang diwakili oleh Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Wilayah V Muara Aman, Dekky Yogie Azhar, S.Sos., M.A.P., secara resmi membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Jurnalistik Pelajar Inovasi tingkat SMA/SMK se-Provinsi Bengkulu gelombang kedua.
Kegiatan yang mengusung tema “Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Strategis yang Efektif untuk Menghadapi Tantangan Masa Depan di Era Digitalisasi” ini diselenggarakan oleh Lembaga Edukasi dan Kajian Daerah (LEKAD), bertempat di Aula SMA Negeri 3 Lebong, Kamis (18/06).
Diklat tersebut diikuti oleh perwakilan pelajar SMA dan SMK sederajat se-Kabupaten Lebong. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang berfokus pada penguatan kemampuan menulis, berpikir kritis, serta pengembangan jiwa kepemimpinan di era digital.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Lebong, para kepala SMA/SMK se-Kabupaten Lebong, jajaran pengurus LEKAD Provinsi Bengkulu, serta seluruh peserta pelatihan.
Dalam sambutannya, Dekky Yogie Azhar menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, literasi digital, dan kepemimpinan yang kuat.
“Melalui Diklat Jurnalistik ini, diharapkan para pelajar mampu menjadi generasi yang adaptif, kreatif, serta siap menghadapi tantangan global di era digitalisasi,” ujarnya.
Sementara itu, pihak penyelenggara dari LEKAD Provinsi Bengkulu menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mencetak pelajar yang inovatif serta mampu menyampaikan informasi secara akurat, kritis, dan bertanggung jawab melalui karya jurnalistik.
Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan penuh semangat. Selain menerima materi, para peserta juga mengikuti praktik langsung penulisan berita serta teknik jurnalistik modern.
Direktur Lembaga Edukasi dan Kajian Daerah (LEKAD), Anugerah Wahyu, SH, berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda Lebong yang berdaya saing tinggi, kritis, dan mampu menjadi agen perubahan di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
“Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak pelajar yang inovatif dan berdaya saing tinggi di era digital,” ujar Wahyu.
Dengan terselenggaranya Diklat Jurnalistik Pelajar Inovasi ini, diharapkan lahir pelajar-pelajar yang tidak hanya cakap dalam literasi, tetapi juga memiliki visi kepemimpinan yang kuat untuk masa depan.
Writer ;A. Solihin
