
Arahan.co.id,BENGKULU – Dalam upaya membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat sejak usia dini, Kapolda Bengkulu Irjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., OLY, mengikuti kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak) yang diselenggarakan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Bengkulu.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap pembentukan karakter generasi penerus bangsa, sekaligus upaya menanamkan kesadaran akan pentingnya disiplin, kepatuhan terhadap aturan, dan keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.
Dalam suasana yang ramah, edukatif, dan menyenangkan, anak-anak diperkenalkan dengan tugas-tugas kepolisian, berbagai rambu lalu lintas, serta tata cara menjaga keselamatan saat berada di jalan raya. Materi disampaikan melalui pendekatan humanis agar mudah dipahami dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran Kapolda Bengkulu dalam kegiatan tersebut mempertegas komitmen Polri untuk hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat, pelindung, dan pengayom masyarakat, termasuk bagi anak-anak sebagai generasi yang akan menentukan masa depan bangsa.
Melalui program Polsanak, anak-anak diharapkan tidak lagi memandang polisi sebagai sosok yang menakutkan, melainkan sebagai figur yang ramah, bersahabat, dan siap memberikan perlindungan. Kedekatan emosional ini penting untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Lebih dari sekadar pengenalan profesi kepolisian, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan karakter. Nilai-nilai kedisiplinan, keberanian, tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan, serta kepedulian terhadap keselamatan ditanamkan sebagai fondasi dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan sadar hukum.
Ditlantas Polda Bengkulu terus mendorong edukasi keselamatan berlalu lintas dengan pendekatan yang humanis dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Edukasi sejak dini dinilai penting untuk membangun budaya tertib berlalu lintas yang tidak hanya dipahami sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai kebutuhan demi keselamatan bersama.
Melalui Polisi Sahabat Anak, Polri berharap nilai-nilai positif yang diperoleh anak-anak dapat diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, pesan keselamatan berlalu lintas dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Program ini sekaligus menegaskan bahwa membangun keamanan dan ketertiban bukan hanya tentang penegakan hukum, melainkan juga tentang pendidikan, keteladanan, dan kedekatan dengan masyarakat.
Polisi Sahabat Anak, membangun kepercayaan sejak dini, menanamkan disiplin, dan menyiapkan generasi penerus bangsa yang sadar hukum serta peduli keselamatan. Semangat ini sejalan dengan komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang humanis, edukatif, dan berorientasi pada kepentingan bersama.
Arahan.co.id-setulus hati mengawal Negeri
Writer ; A.Solihin
