
Rejang Lebong Arahan.co.id-Proyek Dana Desa Air meles Bawa kegiatan pembangunan SPAL Dengan Volume 400.M X 30.CM X 30.CM Pagu Dana 138.785.000 Tahun Anggaran 2025 kemudian Kegiatan Rehabilitasi Jalan lapen dengan volume 214 Meter X 2.5 Pagu Dana 103.551.000 Yang bersumber Dana Desa Tahun Anggaran 2025.

Diduga Dikerjakan asal jadi terkesan sarat KKN karena dinilai sengaja menggelembung kan anggaran (Mark Up) karena terlihat dengan kondisi bangunan saat ini.Yang tidak sesuai spesifikasi Rab

Jika pembangunan SPAL (Sistem Pengelolaan Air Limbah) dan rehabilitasi jalan lapen (laston penetrasi) menggunakan dana desa terkesan asal jadi dan tidak sesuai standar, ini menunjukkan adanya potensi masalah dalam manajemen, pengawasan, dan kualitas pelaksanaan,

yang bisa mengakibatkan infrastruktur cepat rusak, tidak efektif, dan merugikan masyarakat, sehingga perlu adanya evaluasi, perbaikan, dan penegakan aturan agar dana desa benar-benar bermanfaat sesuai tujuan pembangunan desa yang berkualitas dan transparan.

Dan Kurang nya Pengawasan dari pemerintah desa, kecamatan, kabupaten, atau bahkan masyarakat kurang ketat terhadap proses pelaksanaan pekerjaan.
Sehingga Kualitas Penggunaan material tidak standar atau kurangnya keahlian tenaga kerja bisa menyebabkan hasil kerja tidak tahan lama. Sehingga
Patut kami duga Ada indikasi dana tidak sepenuhnya digunakan untuk material dan upah sesuai RAB (Rencana Anggaran Biaya)

Dampak Negatif:
SPAL Saluran mampet, air limbah tidak terkelola baik, menimbulkan bau, penyakit, dan pencemaran lingkungan.
Jalan Lapen: Cepat rusak, berlubang, becek saat hujan, menimbulkan debu saat kemarau, mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Kepala Desa Air Meles Bawa SELAKU Pengelolaan Dana Desa harus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kualitas agar pembangunan infrastruktur benar-benar sesuai standar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat desa, sesuai dengan semangat UU Desa.

Beberapa kali kepala desa dikonfirmasi melalui WhatsApp oleh tim media ini Namun diabaikan hingga berita ini tayangkan.[******]
