Arahan.co.id – lebong-Meski menghadapi berbagai tantangan pembangunan gedung pukesmas kota baru kecamatan uram jaya kabupaten Lebong kini memasuki tahap akhir proyek yang di kerjakan oleh CV Rach utama mencakup pembangunan gedung puskesmas kota baru kecamatan uram jaya kabupaten Lebong.
Pelaksana lapangan CV.Rach utama sdr Ramadin menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen menyelesaikan proyek tersebut sesuai spesifikasi teknis dan dokumen kontrak yang telah disepakati bersama dinas kesehatan,konsultan pengawas dan konsultan perencana.
Pembangunan gedung pukesmas kota baru kecamatan uram jaya sudah siap untuk diserah terimakan dalam waktu beberapa Minggu lagi,karna sudah masuk ke tahap finishing ,ujar Ramadin kepada awak media arahan.co.id pada Kamis 6/01/2026.
Ramadin menjelaskan tantangan utama dalam pembangunan gedung pukesmas kota baru kec.uram jaya adalah “akses jalan yang sulit masuk ke lokasi pekerjaan .pada awal proyek ,jalan ke lokasi tidak layak dilalui kendaraan proyek seperti kendaraan pengangkut material semen batu pasir serta alat berat lainnya.

Disatu sisi lambannya pembebasan ganti rugi oleh pemerintah daerah kepada warga yang rumahnya akan dilalui kendaraan proyek sehingga memakan waktu diluar perhitungan .
Ditambahkan pihak rekanan bahwa penghapusan aset oleh pemerintah daerah terkait gedung lama juga memakan waktu beberapa Minggu, serta faktor cuaca yang tidak stabil( musim penghujan),sedangkan kontrak sudah berjalan ,ini harus menjadi pertimbangan pihak satker ,konsultan pengawas dan konsultan perencanaan agar bisa di hitung ulang untuk penambahan waktu sesuai yang menjadi hak penuh pihak kontraktor.
Meskipun dihadapkan pada keterbatasan akses dan tantangan teknis lainnya, CV .Rach utama tetap menjalankan proyek sesuai dengan perencanaan dan mengutamakan kualitas.hampir 100 tenaga kerja dikerahkan setiap harinya siang dan malam untuk memastikan progres pembangunan terus berjalan.
Kami hadir untuk membangun gedung sarana kesehatan di kota baru uram jaya Lebong ,semoga bangunan ini penting untuk masyarakat,maka meskipun kami menghadapi kendala kami tetap bekerja maksimal.ujar Ramadin
Setelah berita ini diterbitkan awak media berusaha mengkonfirmasi kepada pihak Dinkes, konsultan pengawas dan konsultan perencanaan melalui sambungan what shap namun belum membuahkan hasil,upaya akan terus dilakukan.
Wraiter ; solihin
