
Arahan.co.id,LEBONG – Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani, S.H., S.I.K., melaksanakan kegiatan Jumat Keliling di Masjid Agung Sultan Abdullah, Kabupaten Lebong, Jumat (16/10/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog untuk menyerap aspirasi serta mendengarkan langsung berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 12.51 WIB tersebut, Kapolres Lebong bersama personel Polres Lebong melaksanakan ibadah salat Jumat bersama masyarakat. Berdasarkan laporan kegiatan, jumlah jemaah yang hadir diperkirakan mencapai 135 orang.
Usai pelaksanaan ibadah, sejumlah persoalan menjadi perhatian masyarakat, mulai dari kekhawatiran terhadap kasus perundungan (bullying), kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak, hingga aktivitas remaja yang diduga mengonsumsi minuman keras jenis tuak dan menghirup lem Aibon.
Masyarakat Soroti Perlindungan Anak dan Penanganan Kasus Bullying
Salah satu aspirasi yang disampaikan masyarakat menyangkut jaminan perlindungan bagi anak apabila menjadi korban kekerasan maupun pelecehan seksual. Warga juga mempertanyakan langkah konkret kepolisian dalam menangani sekaligus mencegah kasus perundungan dan kekerasan seksual terhadap anak.
Menanggapi hal tersebut, Polres Lebong menyampaikan komitmennya untuk mengupayakan penanganan perkara asusila dan pelecehan seksual di wilayah hukum Polres Lebong sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Persoalan perlindungan anak menjadi perhatian penting karena membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, tidak hanya aparat penegak hukum, tetapi juga keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat.
Kapolres Lebong turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas mengenai bahaya perundungan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat. Para orang tua diimbau untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan anak agar mereka tidak menjadi korban maupun pelaku perundungan.
Warga Minta Patroli Malam Ditingkatkan
Selain persoalan perlindungan anak, masyarakat juga menyampaikan harapan agar kegiatan patroli malam lebih ditingkatkan. Aspirasi tersebut muncul karena warga mengaku kerap menjumpai remaja yang diduga mengonsumsi minuman keras jenis tuak dan menghirup lem Aibon.
Menanggapi keluhan tersebut, Polres Lebong menjelaskan bahwa kegiatan patroli telah dilaksanakan, baik di tingkat Polres maupun Polsek. Kendati demikian, kepolisian mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan lokasi yang diduga menjadi tempat aktivitas tersebut.
Masyarakat dapat menyampaikan laporan secara langsung kepada pihak kepolisian atau menghubungi Call Center Polri 110 agar informasi yang diterima dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk membantu kepolisian mengidentifikasi titik-titik rawan sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas, khususnya yang melibatkan kalangan remaja.
Pelajar Bolos Sekolah Jadi Perhatian
Persoalan lain yang turut disampaikan warga adalah adanya pelajar yang diduga membolos pada jam sekolah. Masyarakat menyebut pihak sekolah telah menyampaikan persoalan tersebut kepada orang tua, tetapi berharap kepolisian turut membantu melalui kegiatan patroli dan langkah pencegahan.
Menanggapi masukan tersebut, Polres Lebong menyatakan akan meningkatkan sosialisasi ke sekolah-sekolah guna mengimbau para siswa agar mematuhi peraturan sekolah dan menghindari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Polres Lebong juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menangani persoalan pelanggaran tata tertib sekolah. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan terhadap pelajar sekaligus mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.
Jumat Keliling Jadi Ruang Komunikasi Polisi dan Masyarakat
Kegiatan Jumat Keliling yang dilaksanakan Kapolres Lebong menjadi sarana komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat dalam menyampaikan persoalan yang berkembang di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan tersebut, Kapolres Lebong menampung saran, masukan, serta keluhan masyarakat sekaligus menyampaikan respons dan langkah tindak lanjut sesuai kewenangan kepolisian.
Sinergi antara polisi, orang tua, pihak sekolah, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mencegah tindak kekerasan terhadap anak, menekan perilaku menyimpang di kalangan remaja, serta menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Lebong.
Kegiatan Jumat Keliling di Masjid Agung Sultan Abdullah tersebut berlangsung aman dan lancar.
Sumber: Laporan kegiatan Jumat Keliling Polres Lebong, Jumat (16/10/2026),#Arahan.co.id #independen Mengawal Negeri .
Writer ; A.Solihin
