
Arahanco.id |LEBONG – Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat kembali ditunjukkan Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani, S.H., S.I.K. Melalui kegiatan Subuh Keliling (Subling) di Masjid Al-Aman, Amen, Kecamatan Amen, Kabupaten Lebong, Sabtu (7/11/2026) sekitar pukul 04.35 WIB, Kapolres tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga turun langsung mendengarkan berbagai keluhan dan aspirasi jamaah.
Kegiatan yang diikuti personel Polres Lebong dan masyarakat setempat tersebut menjadi ruang komunikasi antara kepolisian dan warga dalam menyampaikan persoalan keamanan, ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga kebutuhan fasilitas umum.
Dalam dialog bersama jamaah, salah satu persoalan yang menjadi sorotan adalah penggunaan knalpot bising yang dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama ketika warga sedang melaksanakan ibadah.
Menanggapi keluhan tersebut, Kapolres Lebong menegaskan bahwa jajarannya akan meningkatkan patroli dan penertiban terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai ketentuan.
“Kami memahami bahwa suara knalpot bising sangat mengganggu kenyamanan masyarakat, terlebih saat melaksanakan ibadah. Polres Lebong akan terus meningkatkan patroli, mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas untuk melakukan pembinaan, serta menindaklanjuti setiap laporan masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi Call Center 110 apabila menemukan gangguan kamtibmas,” tegasnya.
Kapolres Siap Bantu Pembangunan Sumur Bor
Tidak hanya persoalan knalpot bising, perhatian Kapolres juga tertuju pada keluhan pengurus Masjid Al-Aman mengenai kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.
Persoalan tersebut dinilai cukup penting, mengingat ketersediaan air merupakan kebutuhan utama untuk berwudu dan menunjang fasilitas toilet masjid. Terlebih, kebutuhan air diperkirakan meningkat menjelang bulan suci Ramadan.
Merespons aspirasi tersebut, AKBP Agoeng Ramadhani secara langsung menyatakan kesiapannya membantu pembangunan sumur bor di Masjid Al-Aman.
“Saya selaku Kapolres Lebong siap membantu pembuatan sumur bor untuk masjid ini. Saya minta Bhabinkamtibmas segera turun ke lapangan untuk mengecek titik lokasi yang tepat dan berkoordinasi dengan tim ahli pengeboran agar pelaksanaannya dapat berjalan maksimal,” ungkap Kapolres.
Ia berharap pembangunan sumur bor tersebut dapat direalisasikan sebelum Ramadan tiba, sehingga jamaah tidak lagi mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan ibadah.
Bahkan, keberadaan sumur bor tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi jamaah masjid, tetapi juga dapat dimanfaatkan masyarakat yang tinggal di lingkungan sekitar.
“Harapan kami, sebelum Ramadan tiba, air di masjid ini sudah tersedia dan dapat dimanfaatkan oleh para jamaah maupun masyarakat sekitar. Kehadiran Polri bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata dan membantu menjawab kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Polri Hadir, Mendengar dan Memberikan Solusi
Melalui kegiatan Subuh Keliling, Kapolres Lebong mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga situasi kamtibmas, mematuhi aturan berlalu lintas, serta membangun komunikasi yang baik dengan kepolisian.
Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.
Kegiatan yang diikuti sebanyak 26 jamaah tersebut berlangsung aman dan lancar.
Langkah Kapolres Lebong yang langsung merespons keluhan warga, khususnya terkait kebutuhan air bersih melalui rencana bantuan sumur bor, menjadi wujud pendekatan humanis Polri dalam membangun kepercayaan masyarakat.
Sebab, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan semata-mata untuk penegakan hukum dan menjaga keamanan, melainkan juga mendengar, peduli, serta berupaya menghadirkan solusi atas kebutuhan warga.
Writer ; A.Solihin
