
Arahan.co.id,LEBONG – Bupati Lebong, H. Azhari, S.H., M.H., mengintruksikan kepada kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR-HUB Lebong Hazsaras Eko Sukmana, S.E., melakukan kunjungan pada Kamis malam (22/10/2026) pukul 21.14 WIB untuk meninjau percepatan pekerjaan normalisasi sedimen material dan pemasangan bronjong di kawasan Talang Leak, Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong.
Kunjungan malam hari tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong percepatan pekerjaan di lapangan, seiring instruksi Bupati Lebong agar penanganan sedimentasi dan pemasangan bronjong dapat berjalan lebih optimal sesuai target yang telah direncanakan.
Dalam pelaksanaannya, pekerjaan ini melibatkan jajaran bidang Sumber Daya Air (SDA) DPUPR-Hub Kabupaten Lebong, dengan Hazsaras Eko Sukmana, S.E., selaku Kabid SDA DPUPR-Hub Lebong, sebagai pejabat yang menangani bidang terkait.
Berdasarkan progres pekerjaan yang dilaporkan, pengerukan sedimen material saat ini telah mencapai sekitar 40 persen, dengan volume material yang berhasil dikeruk diperkirakan mencapai 4.600 meter kubik dari target total 9.000 meter kubik.
Sementara itu, pemasangan bronjong telah mencapai sekitar 250 meter kubik dari target keseluruhan 3.000 meter kubik. Kedua pekerjaan tersebut terus dikebut untuk mengejar target penyelesaian pada pertengahan November 2026.
Jam Kerja Ditingkatkan Menjadi 14 Jam per Hari

Sebagai langkah percepatan, waktu operasional pekerjaan yang semula direncanakan selama delapan jam per hari ditingkatkan menjadi 14 jam per hari.
Penambahan jam kerja ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pengerukan sedimen material sekaligus mempercepat pemasangan bronjong di sejumlah titik pekerjaan.
Adapun cakupan pekerjaan membentang dari kawasan Sadei Blau, Pelabuhan Talang Leak, hingga Lubuk Saung, Desa Talang Leak II, Kecamatan Bingin Kuning, Kabupaten Lebong.
Percepatan tersebut diharapkan mampu mendukung penanganan sedimentasi dan memperkuat kawasan melalui pemasangan bronjong sesuai perencanaan teknis.
Pekerjaan Dilaksanakan Bertahap Sesuai Anggaran
Dari sisi penganggaran, pelaksanaan pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan alokasi dana yang tersedia.
Berdasarkan catatan perencanaan, volume pekerjaan yang dapat ditangani melalui anggaran tahun 2026 disebut sebesar 1.000 meter kubik, sedangkan pekerjaan lanjutan direncanakan kembali pada tahun anggaran 2027.
Karena itu, kesesuaian antara target fisik, volume pekerjaan, dan alokasi anggaran menjadi aspek penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Pengawasan terhadap kualitas konstruksi dan ketepatan pelaksanaan juga perlu terus dilakukan agar hasil pekerjaan sesuai dengan perencanaan.
Kunjungan Kabid SDA DPUPR HUB LEBONG pada malam hari menunjukkan perhatian pemerintah daerah terhadap percepatan pekerjaan infrastruktur di kawasan Talang Leak. Dengan peningkatan jam operasional dan pemantauan progres secara berkelanjutan, pekerjaan normalisasi sedimen material dan pemasangan bronjong diharapkan dapat mencapai target yang telah ditetapkan.
Pemerintah daerah diharapkan terus memastikan bahwa setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, volume yang direncanakan, serta ketentuan anggaran, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.
Arahan.co.id- cepat tepat dan akurat #Setulus hati Mengawal Negeri
Writer ; A.Solihin
