
Arahan.co.id,LEBONG — Musibah kebakaran terjadi di SMKN 3 Lebong, Desa Tik Jeniak, Kecamatan Lebong Selatan, Kabupaten Lebong, Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 11.10 WIB. Kebakaran menghanguskan dua ruang kelas dengan luas bangunan yang terdampak sekitar 6 x 16 meter persegi.
Berdasarkan laporan kepala dinas Satpol PP Kabupaten Lebong, petugas menerima informasi mengenai kebakaran pada pukul 11.37 WIB. Personel pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 11.52 WIB, dengan waktu respons sekitar 15 menit.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, personel Damkar melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung kurang lebih 1 jam 30 menit. Setelah dilakukan penyisiran secara menyeluruh di sekitar lokasi, petugas memastikan kondisi telah aman sebelum kembali ke pos masing-masing.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerusakan pada dua ruang kelas dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp200 juta.
Adapun dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Meski demikian, penyebab tersebut tetap menjadi informasi awal berdasarkan laporan penanganan dan perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Dalam penanganan kejadian, Damkar mengerahkan Unit Mobil Operasional Damkar BD 8019 HY Regu 3 Pos Amen, Regu 3 Pos Lebong Sakti, serta tiga personel Srikandi Damkar.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lebong menyampaikan bahwa respons cepat personel menjadi bagian penting dalam upaya mencegah api meluas ke bangunan sekolah lainnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh satuan pendidikan untuk meningkatkan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, mengingat korsleting listrik menjadi salah satu potensi pemicu kebakaran yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Hingga proses pemadaman dan pendinginan selesai, situasi di lokasi dinyatakan aman dan tidak terdapat korban jiwa.
Writer ; A.Solihin
