
Arahan.co.id,LEBONG — Pelaksanaan kegiatan fisik bidang Sumber Daya Air (SDA) pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPR-Hub) Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu, Tahun Anggaran 2026, menunjukkan progres positif. Dari empat paket pekerjaan yang bersumber dari APBD murni, tiga paket dilaporkan telah rampung 100 persen, sementara satu paket lainnya mencapai progres 80 persen.
Capaian tersebut disampaikan Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR-Hub Kabupaten Lebong, Hazsaras Eko Sukmana, SE. Ia menjelaskan, seluruh kegiatan tersebut merupakan pekerjaan fisik yang dilaksanakan melalui mekanisme Pengadaan Langsung (PL).
Adapun empat paket pekerjaan itu meliputi pembangunan turap, talud, atau bronjong di Sungai Air Kotok, Kelurahan Amen, dengan pagu anggaran Rp160 juta. Kemudian pembangunan lanjutan Jaringan Irigasi Embong Panjang dengan pagu Rp320 juta, serta pembangunan Jaringan Irigasi Tik Gemiling di Desa Kota Agung dengan pagu Rp160 juta.
Ketiga paket tersebut dilaporkan telah selesai dikerjakan dengan progres mencapai 100 persen.
Sementara itu, satu paket pekerjaan lainnya, yakni pembangunan turap, talud, dan bronjong di Sungai Air Panjang, Desa Tanjung Bunga II, memiliki pagu anggaran Rp320 juta dan saat ini dilaporkan telah mencapai progres pengerjaan sebesar 80 persen.
Hazsaras Eko Sukmana menyebutkan, pekerjaan di Sungai Air Panjang tersebut diperkirakan dapat segera diselesaikan hingga mencapai 100 persen dalam waktu dekat.
“Jadi, kegiatan di SDA tiga paket sudah selesai 100 persen. Satu paket lagi progresnya baru 80 persen, kemungkinan dalam waktu dekat ini selesai juga 100 persen,” jelas Hazsaras.
Infrastruktur Air Jadi Perhatian
Penyelesaian pekerjaan infrastruktur sumber daya air menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya berkaitan dengan pengelolaan aliran sungai, perlindungan tebing, serta dukungan terhadap jaringan irigasi.
Pembangunan turap, talud, dan bronjong di kawasan sungai diharapkan dapat membantu menjaga kestabilan tebing serta mengurangi risiko pengikisan tanah akibat aliran air. Sementara itu, pembangunan dan peningkatan jaringan irigasi diharapkan mampu mendukung kelancaran distribusi air bagi masyarakat yang membutuhkan.
Meski demikian, capaian progres pekerjaan tidak hanya perlu dilihat dari persentase penyelesaian fisik. Mutu konstruksi, kesesuaian spesifikasi teknis, ketepatan volume pekerjaan, serta manfaat nyata yang dirasakan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam memastikan penggunaan anggaran daerah memberikan hasil optimal.
Dengan tiga paket pekerjaan yang telah dinyatakan tuntas dan satu paket yang masih dalam tahap penyelesaian, masyarakat berharap seluruh kegiatan bidang SDA PUPR-Hub Kabupaten Lebong dapat diselesaikan sesuai ketentuan, dengan kualitas yang baik dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Sumber: keterangan Kepala Bidang SDA Dinas PUPR-Hub Kabupaten Lebong, Hazsaras Eko Sukmana, SE.#Arahan.co.id #independen Mengawal Negeri.
writer ; A.Solihin
