Arahan .co.id Lebong — Seluruh Kepala Desa yang ada di Kabupaten Lebong saat ini tengah diliputi keresahan. Pasalnya, hingga memasuki awal bulan juli 2025, pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tak kunjung bisa dicairkan.
Situasi ini menambah tekanan di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang semangkin sulit, minimnya lapangan pekerjaan, dan angka kemiskinan semangkin hari kian meningkat.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lebong, Saprul S.sos, angkat bicara terkait keluhan para kepala desa dan perangkat Desa Se kabupaten Lebong.
Ia menegaskan bahwa persoalan ini bukan berada di DPMD,kami sudah memberi pengantar pengajuan pencairan ke Badan Keuangan Daerah untuk diproses oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) namun sesuai surat edaran yang dikeluarkan oleh pejabat sekretaris daerah tentang kelengkapan yang harus dipenuhi seperti ” desa harus memiliki akta notaris kopdes merah putih dimasing2 desa,melunasi biaya tapal batas desa dan pernah melakukan kegiatan gotong royong.
“DPMD hanya bertugas memverifikasi kelengkapan dokumen pencairan, apapun itu. Yang membayar adalah BPKAD. Kami sudah usulkan dan sudah tanyakan ke BPKAD terkait gaji dan dana ADD, dan mereka sampaikan sedang dalam proses Finalisasi akhir,rabu (2/07/2025).
Saprul,S.sos juga menambahkan bahwa selama dokumen dari desa lengkap, DPMD tidak pernah memperlambat proses administrasi pencairan dana.
Kondisi ini memperburuk situasi di lapangan. Sejumlah desa tidak bisa menjalankan kegiatan pemerintahan dan pelayanan masyarakat dengan optimal karena belum bisa mengakses dana ADD.Ujar Saprul S.sos kadis PMD.
Hal senada disampaikan oleh salah satu perangkat Desa kepada Awak media yang tidak mau disebutkan namanya “Kami kecewa, Lebong bukannya semakin maju, justru makin mundur. Untuk makan saja kami harus berutang,” ungkap salah seorang aparatur desa dengan nada putus asa, Rabu (2/07/2025).
Bahkan lebih parahnya lagi, hingga kini TPP Januari-Maret 2025 belum juga menerima.
Di tengah kondisi ekonomi daerah yang tidak stabil, keterlambatan pencairan dana ini menjadi pukulan berat bagi masyarakat desa di Kabupaten Lebong .ujar perangkat Desa
Reporter: Solihin
