Arahan.co.id jumat 14 Nopember 2025 – Keluhan warga Desa Tebat Tenong Dalam Kecamatan Bermani Ulu Terkait Bangunan Irigasi kegiatan optimalisasi lahan sawah non rawa Dari Dinas Pertanian kabupaten Rejang Lebong yang diduga tidak sesuai spesifikasi Gambar RAB hingga terkesan “asal jadi”

Dengan Pelaksana UPKK Kelompok Tani Serasan desa Tebat tenong dalam volume pekerjaan 317 Meter Nilai kontrak Rp 373.014.000 Proyek tersebut menjadi sorotan publik, terutama di beberapa daerah.

Proyek-proyek ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, namun seringkali menghadapi tantangan dalam pelaksanaan nyaBeberapa laporan ke media ini dan sumber informasi menunjukkan adanya masalah serupa, yang umumnya mencakup Minim Transparansi Kurangnya keterbukaan dalam proses perencanaan dan pelaksanaan proyek, sehingga menyulitkan pengawasan oleh masyarakat dan pihak terkait.
Kualitas Pengerjaan yang Buruk: Pelaksanaan fisik di lapangan dilaporkan tidak sesuai dengan standar teknis atau engineering design (SID) yang telah disepakati, mengindikasikan pengerjaan yang terburu-buru atau kurang teliti.

Pengawasan yang LemahAda kekhawatiran tentang efektivitas tim teknis dan pengawas dari Dinas Pertanian di tingkat kabupaten/kota dalam memonitor dan mengevaluasi kemajuan pekerjaan secara berkala.
Ketidaksesuaian dengan Kebutuhan Petani.Seharusnya Dengan adanya pengawasan yang ketat dan partisipasi publik yang aktif, diharapkan kegiatan optimalisasi lahan sawah non rawa dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi petani serta ketahanan pangan nasional.

Memastikan kelompok tani terlibat aktif mulai dari tahap survei, investigasi, desain (SID), hingga pelaksanaan dan pemeliharaan untuk menjamin proyek sesuai dengan kebutuhan mereka.Harapan beberapa warga Desa Tebat tenong Dalam kecamatan Bermani Ulu.
Dalam kegiatan tersebut Bila Nantinya terbukti ada penyimpangan anggaran diharapkan pada pihak Penegak hukum atau APH segera Memberikan sanksi yang tegas sesuai peraturan perundang-undangan kepada pihak pelaksana (kontraktor atau kelompok tani pelaksana) jika terbukti melakukan pengerjaan yang tidak sesuai spesifikasi atau “asal jadi”.
Beberapa kali wartawan media ini melakukan konfirmasi Pada Pelaksana UPKK Kelompok Tani Serasan desa Tebat tenong dalam Namun belum berhasil. [Red]
