
Arahan.co.id, LEBONG – Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Lebong, Herru Dana Putra, S.T., M.Ak., menyerukan agar seluruh tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 berjalan damai, tertib, jujur, adil, dan demokratis.
Seruan tersebut disampaikan Herru Dana Putra saat di wawancarai awak media usai memberikan laporan dan sambutan dalam acara pengambilan nomor urut calon kepala desa sekaligus Deklarasi Damai Pilkades Serentak se-Kabupaten Lebong, yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Lebong, Senin (26/10/2026).
Dalam pemaparannya ke awak media, Herru menekankan pentingnya komitmen seluruh pihak, terutama panitia pemilihan tingkat desa, untuk menjaga netralitas serta mengedepankan transparansi dalam setiap tahapan penyelenggaraan pesta demokrasi di tingkat desa.
Menurutnya, panitia desa memiliki peran strategis dalam memastikan proses pemilihan berlangsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena itu, sikap profesional, objektif, dan tidak memihak kepada calon tertentu harus menjadi prinsip utama dalam menjalankan tugas.
Netralitas panitia dinilai menjadi salah satu kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses Pilkades. Sementara itu, transparansi diperlukan agar setiap tahapan dapat dipahami dan diawasi oleh pihak-pihak terkait, sehingga potensi kesalahpahaman maupun perselisihan dapat diminimalkan.
Herru juga mengingatkan bahwa Pilkades bukan sekadar ajang persaingan untuk memperoleh suara terbanyak, melainkan momentum bagi masyarakat desa untuk menentukan pemimpin yang akan membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi desanya.
Oleh sebab itu, seluruh panitia, calon kepala desa, tim pendukung, serta masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menjaga suasana yang kondusif selama proses pemilihan berlangsung.
Deklarasi Damai Jadi Komitmen Bersama
Pelaksanaan pengambilan nomor urut dan Deklarasi Damai Pilkades Serentak Kabupaten Lebong menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen bersama dalam menyukseskan pesta demokrasi di tingkat desa.
Melalui deklarasi tersebut, semangat persaingan yang sehat diharapkan dapat tumbuh di antara para calon kepala desa, tanpa disertai provokasi, intimidasi, penyebaran informasi yang menyesatkan, maupun tindakan yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Perbedaan pilihan politik di tingkat desa hendaknya tidak menjadi alasan untuk merusak hubungan persaudaraan, mengingat seluruh calon pada dasarnya memiliki tujuan untuk memperoleh kepercayaan masyarakat dan membangun desa masing-masing.
Panitia penyelenggara pun diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, mematuhi peraturan yang berlaku, serta memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh calon.
Dengan mengedepankan netralitas, transparansi, dan integritas, Pilkades Serentak Kabupaten Lebong Tahun 2026 diharapkan dapat berlangsung aman, lancar, dan menghasilkan pemimpin desa yang memperoleh legitimasi serta kepercayaan masyarakat.
Pilkades damai bukan hanya tanggung jawab panitia atau para calon, melainkan komitmen seluruh elemen masyarakat untuk menjaga demokrasi desa tetap bermartabat, persatuan tetap terpelihara, dan pembangunan desa dapat terus berjalan.
Arahan.co.id – Mengawal Informasi, Menjaga Demokrasi.
Writer ; A.Solihin
